Urban Art & Street Art


Urban art is at the heart of WebUrbanist – the drawings, images, photos and sculptures that inspire us in part because they are open to the public. From installation artworks to street graffiti and everything in between, here is our extensive collection of urban street art gathered from around the world and representing both traditional techniques and innovative approaches by old and new street artists alike. Baca lebih lanjut

Seni Dan Essensi nya


Tekadangbanyak yang belum memahami perbedaan antara Seni dan Desain, Bagi saya Seni itu Sebuah Makna, dan Desain Itu Sebuah Arti. mungkin dari beberapa kutipan yang saya ambil dari wikipedia ini bisa menjelaskan apa maksud dari pendapat saya tadi

Seni dan Desain

Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Baca lebih lanjut

Cara Membasmi Virus Sality


Membunuh Sality dengan Mematikan Kinerjanya

Kalau mendengar sality aja udah malas apalagi kalau dia berjalan di PC.. Repot dah.. Sekedar cerita masa Perang melawan sality, saya harus menginstal PC di rumah saya sampai 10x karena di repotin sama sality. Mungkin Surfer pernah mengalami hal yang sama seperti yang saya alami, di PC pribadi, saya menggunakan Antivirus antivir premium, semenjak kedatangan W32/sality Kompi saya mendadak lelet, terkadang beberapa aplikasi di komputer tertutup secara otomatis, bukan hanya itu saja… Sampai Antivir pun gak Bisa Di jalanin.   Baca lebih lanjut

Teori Video Dalam Multimedia


“Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak”

Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital. Berkaitan dengan “penglihatan dan pendengaran” Aplikasi video pada multimedia mencakup banyak aplikasi :

– Entertainment: Broadcast TV, VCR/DVD recording

– Interpersonal: video telephony, video conferencing

– Interactive: windows, tablet, CD Interactive.

Digital video adalah jenis sistem video recording yang bekerja menggunakan sistem digital dibandingkan dengan analog dalam hal representasi videonya. Biasanya digital video direkam dalam tape, kemudian didistribusikan melalui optical disc, misalnya VCD dan DVD. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk menghasilkan video digital adalah camcorder, yang digunakan untuk merekam gambar-gambar video dan audio, sehingga sebuah camcorder akan terdiri dari camera dan recorder.

Macam-macam camcorder: miniDV, DVD camcorder, dan digital8.
Camcorder terdiri dari 3 komponen:
Lensa : untuk mengatur banyak cahaya, zoom, dan kecepatan shutter
Imager : untuk melakukan konversi cahaya ke sinyal electronic video
Recorder : untuk menulis sinyal video ke media penyimpanan (seperti magnetic
videotape)

Video kamera menggunakan 2 teknik
– Interlaced
Adalah metode untuk menampilkan image/gambar dalam rasterscanned display device seperti CRT televisi analog, yang ditampilkan bergantian antara garis ganjil dan genap secara cepat untuk setiap frame. Refresh rate yang disarankan untuk metode interlaced adalah antara 50-80Hz.
Interlace digunakan di sistem televisi analog:
 PAL (50 fields per second, 625 lines, even field drawn first)
 SECAM (50 fields per second, 625 lines)
 NTSC (59.94 fields per second, 525 lines, even field drawn first)

– Progressive scan
Adalah metode untuk menampilkan, menyimpan, dan memancarkan gambar dimana setiap baris untuk setiap frame digambar secara berurutan Biasa digunakan pada CRT monitor komputer.

Video digital memiliki keuntungan:
– Interaktif
Video digital disimpan dalam media penyimpanan random contohnya magnetic/optical disk. Sedangkan video analog menggunakan tempat penyimpanan sekuensial, contohnya magnetic disc/kaset video. Video digital dapat memberikan respon waktu yang cepat dalam mengakses bagian manapun dari video.
– Mudah dalam proses edit
– Kualitas: sinyal analog dari video analog akan mengalami penurunan kualitas secara perlahan karena adanya pengaruh kondisi atmosfer. Sedangkan video digital kualitasnya dapat diturunkan menggunakan teknik kompresi.
– Transmisi dan distribusi mudah karena dengan proses kompresi, maka video digital dapat disimpan dalam CD, ditampilkan pada web, dan ditransmisikan melalui jaringan.
Representasi sinyal video meliputi 3 aspek
Representasi Visual
Tujuan utamanya adalah agar orang yang melihat merasa berada di scene(lokasi) atau ikut berpartisipasi dalam kejadian yang ditampilkan. Oleh sebab itu, suatu gambar harus dapat menyampaikan informasi spatial dan temporal dari suatu scene.
1. Vertical Detail dan Viewing Distance
– Aspek rasio adalah perbandingan lebar dan tinggi, yaitu 4:3.
– Tinggi gambar digunakan untuk menentukan jarak pandang dengan menghitung rasio viewing distance (D) dengan tinggi gambar (H) -> D/H.
– Setiap detail image pada video ditampilkan dalam pixel-pixel.
2. Horizontal Detail dan Picture Width
Lebar gambar pada TV konvensional = 4/3 x tinggi gambar
3. Total Detail Content
Resolusi vertikal = jumlah elemen pada tinggi gambar
Resolusi horizontal = jumlah elemen pada lebar gambar x aspek rasio.
Total pixel = pixel horizontal x pixel vertikal.

4. Perception of Depth
Dalam pandangan / penglihatan natural, kedalaman gambar tergantung pada sudut pemisah antara gambar yang diterima oleh kedua mata. Pada layar flat, persepsi kedalaman suatu benda berdasarkan subject benda yang tampak.

5. Warna
Gambar berwarna dihasilkan dengan mencampur 3 warna primer RGB (merah, hijau, biru).
Properti warna pada sistem broadcast:
– LUMINANCE
Brightness = jumlah energi yang menstimulasi mata grayscale (hitam/putih) Pada televisi warna luminance tidak diperlukan.

– CHROMINANCE adalah informasi warna.
Hue (warna) = warna yang ditangkap mata (frekuensi) Saturation = color strength (vividness) / intensitas warna.

6. Continuity of Motion
Mata manusia melihat gambar sebagai suatu gerakan kontinyu jika gambar gambar tersebut kecepatannya lebih besar dari 15 frame/det.
Untuk video motion biasanya 30 frame/detik, sedangkan movies biasanya 24 frame/detik.

7. Flicker
Untuk menghindari terjadinya flicker diperlukan kecepatan minimal melakukan refresh 50 cycles/s.

Teknologi Pertelevisian
NTSC (National Television System Committee)
– 525 baris, 60 Hz refresh rate.
– Digunakan di Amerika, Korea, Jepang, dan Canada.
– Frame rate 30 fps
– Menggunakan format YIQ
PAL (Phase Alternating Line)
– 625 baris, 50 Hz refresh rate
– Digunakan di sebagian besar Eropa Barat.
– Frame rate25 fps
– Menggunakan format YUV.
SECAM (Séquentiel couleur avec mémoire)
– Digunakan di Perancis, Rusia, dan Eropa timur
– Berdasarkan frequency modulation dengan 25 Hz refresh rate dan 625
– baris.
HDTV (High Definition TV)
– Standar televisi baru dengan gambar layar lebar, lebih jernih dan suara
kualitas CD Auido.
– Aspek ratio 16:9 dibandingkan dengan sistem lain 4:3.
– Resolusi terdiri dari 1125 (1080 baris aktif) baris
Perbedaan mendasar dari standar video analog diatas:
– Jumlah garis horisontal dalam gambar video (525 atau 625)
– Apakah frame ratenya 30 atau 25 frame per detik
– Jumlah bandwidth yang digunakan.
– Apakah menggunakan sinyal AM atau FM untuk audio videonya.

Beberapa jenis VGA untuk video digital:
– CGA (Color Graphics Array): Menampung 4 colors dengan resolusi 320 pixels x 200 pixels.
– EGA (Enhanced Graphics Array) Menampung 16 colors dengan resolusi 640 pixels x 350 pixels.
– VGA (Video Graphics Array)

Menampung 256 colors dengan resolusi 640 pixels x 480 pixels.
– XGA (Extended Graphics Array)
Menampung 65000 colors dengan resolusi 640 x 480
Menampung 256 colors dengan resolusi 1024 x 768
– SVGA (Super VGA)
Menampung 16 juta warna dengan resolusi 1024 x 768

Beberapa format video:
– Digital Video Compressed

  • CCIR-601 untuk broadcast tv.
  • MPEG-4 untuk video online
  • MPEG-2 untuk DVD dan SVCD
  • MPEG-1 untuk VCD

– Analog / Tapes Video
Betacam: format untuk broadcast dengan kualitas tertinggi. DV dan miniDV untuk camcorder Digital8 dibuat oleh Sony tahun 1990-an, mampu menyimpan video selama 60-90 menit.

ASF (Advanced System Format)
– Dibuat oleh Microsoft sebagai standar audio/video streaming format
– Bagian dari Windows Media framework
– Format ini tidak menspesifikasikan bagaimana video atau audio harus di encode, tetapi sebagai gantinya menspesifikasikan struktur video/audio stream. Berarti ASF dapat diencode dengan codec apapun.
– Dapat memainkan audio/video dari streaming media server, HTTP server, maupun lokal.
– Beberapa contoh format ASF lain adalah WMA dan WMV dari Microsoft.
– Dapat berisi metadata seperti layaknya ID3 pada MP3
– ASF memiliki MIME “type application/vnd.ms-asf” atau “video/x-ms-asf”.
– Software : Windows Media Player
MOV (Quick Time)
– Dibuat oleh Apple
– Bersifat lintas platform.
– Banyak digunakan untuk transmisi data di Internet.
– Software: QuickTime
– Memiliki beberapa track yang terdiri dari auido, video, images, dan text sehingga masing-masing track dapat terdiri dari file-file yang terpisah.
MPEG (Motion Picture Expert Group)
– Merupakan file terkompresi lossy.
– MPEG-1 untuk format VCD dengan audio berformat MP3.
– MPEG-1 terdiri dari beberapa bagian:

  • Synchronization and multiplexing of video and audio.
  • Compression codec for non-interlaced video signals.
  • Compression codec for perceptual coding of audio signals. 
  • Procedures for testing conformance.
  • Reference software

MPEG-1 beresoluasi 352×240.
– MPEG-1 hanya mensupport progressive scan video.
– MPEG-2 digunakan untuk broadcast, siaran untuk direct-satelit dan cable
tv.
– MPEG-2 support interlaced format.
– MPEG-2 digunakan dalam/pada HDTV dan DVD video disc.
– MPEG-4 digunakan untuk streaming, CD distribution, videophone dan
broadcast television.
– MPEG-4 mendukung digital rights management.
DivX
– Salah satu video codec yang diciptakan oleh DivX Inc.
– Terkenal dengan ukuran filenya yang kecil karena menggunakan MPEG4 Part 2 compression.
– Versi pertamanya yaitu versi 3.11 diberi nama “DivX ;-)”
– DivX bersifat closed source sedangkan untuk versi open sourcenya adalah XviD yang mampu berjalan juga di Linux.
Windows Media Video (WMV)
– Codec milik Microsoft yang berbasis pada MPEG4 part 2
– Software: Windows Media Player, Mplayer, FFmpeg.
– WMV merupakan gabungan dari AVI dan WMA yang terkompres, dapat berekstensi wmv, avi, atau asf.
Software: QuickTime, Windows Media Player, ZoomPlayer, DivXPro, RealOne Player, Xing Mpeg Player, PowerDVD.

Semoga Bermanfaat

 

Kriteria Dalam Mendesain Website


Ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam mendesain website yaitu :

1. Usability

Usability adalah sebagai suatu pengalaman pengguna dalam berinteraksi dengan aplikasi sampai pengguna dapat mengoperasikannya dengan mudah. Usability yang ideal antara lain : Baca lebih lanjut

Pengertian Internet dan Website


Pengertian Internet

Internet (kependekan daripada perkataan ‘inter-network’) ialah rangkaian komputer yang berhubung menerusi beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking. Baca lebih lanjut

Membangun Website sederhana PART I(Beginner)


By Wisdean Eska Maena

Perhatian:

untuk memulai tutorial ini anda harus memahami dulu program Adobe Photoshop

—————————————————————————————————————————

Tutorial ini akan mengajak anda untuk mendesain layout sendiri dengan program Adobe Photoshop, disini akan diajarkan cara men-Slice beberapa layout untuk di jadikan satu folder dalam website. Setelah itu akan anda akan diajarkan cara membuat link dan button link tanpa harus mengerti bahasa html, php atau bahasa code lainnya, karena di dreamweaver akan memudahkan anda dalam melakukan hal tersebut.

Tahap Desain Layout Dengan Photoshop

1.    Pertama buka lah program adobe photoshop, lalu tekan file> new akan muncul bar size, lalu anda ganti ukurannya W=780 x H=800, resolution: 72 RGB colour 8 bit.

2.    Ok, selanjutnya bikin garis menggunakan ruller sebelum masuk ke proses desain lihat pada gambar.1

(Gambar .1)

3.     Buat layer baru, beri nama Header, lalu set foreground/background #cccccc(silver)-putih, lalu gunakan rectangular marque tools dan seleksi daerah Header, setelah itu isikan warna nya menngunakan gradient Tools. Setalah itu desain lah sesuai dengan gambar di bawah ini

Baca lebih lanjut